Kamis, Februari 28, 2008

TRue LOVe

True Love
Valentine telah berlalu. Banyak ucapan met valentine yg terkirimkan maupun terucapkan. Ada yg merasa terharu dan gembira saat menerimanya. Ada pula yg sedih saat tidak ada seorangpun yg memberinya ucapan itu.
Hari ini, di persekutuan doa kantor bertemakan True love. Benar2 tema yg klop dengan bulan ini.

Menurut beliau, yg menjadi dasar dari true love alias kasih sejati adalah:

  1. Pengorbanan
  2. Penghargaan
  3. Keterbukaan
PENGORBANAN, dalam suatu hubungan baik pertemanan maupun keluarga sangat diperlukan adanya pengorbanan. Bagaimana kita berkorban untuk sesama kita dan bagaimana kita bisa berbagi dengan sesama kita. Contoh yg paling sempurna adalah bagaimana Tuhan Yesus mengorbankan diriNYA di kayu salib untuk menyelamatkan kita dari maut. DIA rela mengorbankan nyawanya untuk kita. Bagaimana dengan kita? apakah kita rela mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran kita untuk orang2 yg kita kasihi? Terkadang bahkan kitapun tidak rela mengorbankan waktu luang kita untuk sekedar ngobrol dengan orang tua maupun bermain dengan anak2 kecil.

PENGHARGAAN, saling menghargai adalah faktor lainnya yg sangat diperlukan dan terkadang sulit dilakukan. Apalagi misalnya dalam keluarga, jika sang istri memiliki karir yg lebih OK daripada suaminya. Disini terkadang timbul rasa kurang menghargai sang suami. Padahal menurut ajaran yg ada dlm Alkitab, dirumah suami adalah kepala RT dan istri harus tunduk sama suaminya. Dan sang suami juga gak boleh semena-mena terhadap istrinya. Saling menghargai gitu loh. Juga terhadap anak. Orang tua juga harus bisa menghargai pendapat anak dan mendengarkan apa yg hendak disampaikan anaknya. Dalam pertemanan juga demikian, saling menghargai sangat penting. Karena dalam menghargai maka tidak ada rasa tidak enak dalam bergaul dan tidak ada perasaan tersakiti.

KETERBUKAAN (dalam arti terbuka dan jujur). Keterbukaan ini bukan berarti bebas menceritakan rahasia seseorang yg dipercayakan kepada kita maupun bebas bergosip. Keterbukaan berarti saling menceritakan hal2 yg terjadi dan saling membuka diri terhadap kritikan dan mau berubah. Keterbukaan dan kejujuran merupakan dasar dari kelanggengan suatu hubungan. Bagaimana jadinya seandainya dalam keluarga tidak ada keterbukaan? bagaimana jadinya seandainya dalam keluarga / pertemanan ada sikap saling mencurigai? Tidak enak kalo dicurigai melulu? Ketidakterbukaan ini sering membuat suatu hubungan tidak langgeng.

Jadi ketiga hal tersebut sangat penting dalam menjaga kelanggengan suatu hubungan. Jika salah satunya tidak ada maka hubungan tersebut dapat dengan mudah menjadi retak atau disharmonis.

Sudahkah kita memiliki TRUE LOVE dan siapkah kita berkorban, saling menghargai dan terbuka terhadap teman2, sahabat, rekan kerja dan pasangan maupun keluarga?
True love tidak hanya pada pasangan tapi pada semua orang karena kasih sejati adalah yg diinginkan Tuhan dalam hidup kita untuk dibagikan kepada sesama kita.

I love you my friends..

Minggu, Januari 27, 2008

RIP

Tadi siang saat lagi santai dan malas keluar rumah, iseng2 aku telp teman baikku, begitu tersambung, tanpa basa basi dia langsung berkata bahwa Pak Harto telah meninggal.
Kaget juga awalnya dan aku bertanya : "Ah yg benar? jam berapa meninggalnya?"
Dia menjawab: "sekitar sejam yg lalu dan masih diberitakan di TV".

Langsung saja aku membuka TV dan melihat beritanya. Dan memang benar hampir semua stasiun TV seolah tidak mau kehilangan momen bersejarah ini. Semuanya meliput. SEmuanya mengadakan siaran langsung. Mulai dari saat jenasahnya dimasukkan kedlm mobil ambulance hingga situasi dirumah keluarga di Cendana. Bahkan hingga di Solo tepatnya dimana beliau akan dimakamkan yaitu di Astana Giri Bangun.

Setelah dirawat sekitar 24 hari dengan kondisi yg naik turun, hari ini (27 Jan 08) beliau krisis sekitar jam 10 pagi kemudian beliau wafat pada usia yg ke 87 sekitar jam 13.10 akibat kegagalan multi fungsi yaitu jantung, paru2, pencernaan mengalami penurunan.
Setelah berhari-hari pemberitaan tentang sakitnya beliau, hari ini sepertinya klimaks dari segala pemberitaan yg ada.

Saat nonton TV, terbesit kesedihan dari dalam hati. Walaupun tidak pernah mengenal beliau secara pribadi, tapi bagaimanapun juga jasa2 beliau cukup besar bagi negara RI ini.
Ada hal positif maupun negatif dalam pemerintahannya yg cukup lama yaitu selama 32 thn.
Walaupun disaat2 terakhir banyak pemberitaan miring tentang beliau, namun saat ini selayaknya kita ikut berduka cita atas wafatnya Presiden RI yg kedua kita.

Banyak hal positif yg telah dilakukannya diantaranya swasembada beras, harga BBM yg masih terjangkau, pembangunan yg terus berjalan dll.
Disisi lain ada pula hal yg menyebabkan ketidakpuasan rakyat. Apa yg dilakukan oleh orang dekatnya. Dll.

Namun diatas semua itu, tergantung dari hati nurani kita semua. Apakah kita bisa melakukan penghormatan terakhir dan ikut berduka atas kepergiannya ataukah malah bergembira ria.
Apapun itu semuanya ada dalam hati kita semua.



Sby, 27 Jan 08
sambil nonton TV

Minggu, Januari 06, 2008

BENCANA ALAM

Beberapa tahun terakhir Indonesia banyak dilanda bencana baik bencana alam maupun bencana karena ulah manusia dan bencana berupa kecelakaan.

Jika diurut sejak tahun 2004, antara lain: tsunami di Aceh tepatnya 26 Desember 2004.
Tahun 2005, bencana di Nias.
Tahun 2006, gempa bumi di Yogya kemudian dilanjutkan dengan di Pangandaran. Juga bencana semburan lumpur di wilayah Porong yg hingga saat ini masih belum berhenti dan banyak menuai penderitaan dan ketidakpastian.
Awal 2007, hilangnya pesawat Adam Air. Kecelakaan pesawat Garuda di Yogyakarta. Kemudian gempa di Bengkulu.
Akhir 2007, longsor di Gunung Lawu dan diikuti dengan meluapnya sungai Bengawan Solo yang menggenangi wilayah dilewatinya jalur sungai tersebut hingga ke Jawa Timur.
Bahkan hingga saat ini (awal 2008), banjir masih terus menggenangi wilayah Jawa Timur bahkan kini sudah sampai di kabupaten Gresik. Di Semarangpun terjadi bencana. Situbondo terjadi tanah longsor.

Tak terhitung kecelakaan lainnya dan bencana lainnya diantaranya banjir-banjir yg melanda ibukota kita tercinta Jakarta.

Gejala apakah ini?

Untuk tsunami dan gempa bumi konon akibat pergeseran lempeng bumi dan merupakan siklus alam. Tapi untuk banjir dan tanah longsor maupun kecelakaan??

Banjir dimanapun menyebabkan kesengsaraan. Namun banjir itu sendiri juga akibat dari ulah manusia sendiri dimasa lalu. Penggundulan hutan di lereng bukit untuk dijadikan pemukiman maupun villa mewah, illegal logging yang ngawur, penebangan hutan tanpa diikuti dengan reboisasi yang baik dan tertata, dijadikannya kawasan serapan air menjadi pemukiman, pabrik-pabrik dll. Sehingga diwaktu air pasang maupun saat hujan lebat, air tidak bisa terserap lagi dalam tanah. Akibatnya genangan air tidak mudah surut dan menyebabkan banjir apalagi didataran rendah.

Ini semua terjadi kerena ulah manusia sendiri. Dan kini manusia jugalah yang menuai akibatnya.
Keserakahan, ketidak pedulian dan kesenangan pribadi menjadi sumber masalah.

Saat terjadi bencana, berapa banyak kerugian yg diderita rakyat?
Berapa banyak kerugian yg ditimbulkan akibat rusaknya jalan? bangunan?
Berapa banyak petani & petambak yg menderita akibat gagal panen?
Berapa banyak jiwa yang menderita akibat hilangnya harta bendanya maupun orang2 yg dikasihi?
Berapa banyak yg menderita sakit penyakit pasca bencana?
Berapa banyak anak-anak yg tidak dapat melanjutkan sekolah?
Berapa banyak penduduk yg kehilangan mata pencahariannya?

Entahlah.....

Ngeri rasanya memikirkannya?
Ngeri rasanya membayangkan negara ini akan terancam kekurangan pangan akibat gagal panen.
Ngeri rasanya membayangkan langkanya air bersih yg terus menyusut akibat kurangnya daerah resapan.
Ngeri rasanya membayangkan bumi ini semakin panas akibat polusi dan kurangnya penghijauan.
Ngeri rasanya membayangkan naiknya harga bahan pokok akibat putusnya transportasi.
Ngeri rasanya membayangkan semakin banyak pengangguran.
Ngeri rasanya membayangkan semakin banyak anak-anak yang tdk dapat melanjutkan sekolah
Ngeri rasanya membayangkan penyakit semakin banyak sementara uang untuk berobat tak ada.
banyak kengerian yg lainnya.

Bumi semakin panas dan memberontak. Akankah kita berdiam diri dan melihat saja?
Mari kita mulai menyingsingkan lengan baju dan berpikir untuk menyelamatkan bumi ini dari kerusakan yg semakin parah.
Tak perlu muluk-muluk, cukup dari kita sendiri dan keluarga dengan mulai menanam pohon, melestarikan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan dan mengurangi penggunaan sampah serta melakukan penghematan energi dan air.

Rabu, Desember 26, 2007

NATAL

Tiap tahun umat Nasrani di dunia merayakan hari istimewa yaitu hari Natal.

Menjelang natal, kota-kota mulai mempercantik diri bahkan Singapura sudah bernuansakan Natal sejak pertengahan November.

Pertokoan, hotel, restauran bahkan gedung2 mulai berdandan dengan lampu dan dekorasi Natal yg cantik dan gemerlap.



Tidak ada satu pusat perbelanjaanpun yg tidak dihiasi pohon Natal.

Ucapan Merry Christmas, season greetings dll terpampang dimana-mana seiring dengan kumandang lagu-lagu Natal yang telah mendunia.

Sangat gegap gempita dan menyenangkan.

Pada Hari Natal, gereja dipenuhi oleh umat yg ingin beribadah. Tidak hanya umat yg rajin kegereja, umat kapal selampun banyak yg datang khusus untuk merayakan kelahiranNYA.

Jalanan disekitar gereja memadat namun tidak menimbulkan kemacetan yg parah.


Inikah makna Natal yg dicari orang??? Inikah yang diinginkan Tuhan Yesus??


Sebenarnya apa sih Natal itu?
Kenapa dirayakan umat Nasrani sedunia?

Natal dirayakan sebagai peringatan atas kelahiran Yesus Kristus kedunia ini beberapa ribu tahun yg lalu. Kapan tepatnya masih belum diketahui dengan pasti.
Peringatan hari kelahiran Yesus Kristus ini tidak semuanya dirayakan pada tanggal 25 Desember. Kaum Ortodox merayakannya tanggal 7 Januari.
Walaupun berbeda tanggal, namun esensi Natal sebagai peringatan atas kelahiran Jesus Kristus adalah sama.

Kira-kira seperti ini saat DIA dilahirkan (diambil dari Injil Matius dan Lukas)
Alkisah dua ribu tahun yg lalu, dikota Nazareth, seorang anak dara bernama Maria bertunangan dengan Yusuf. pada suatu malam datanglah seorang malaikat menampakkan diri dihadapan Maria dan mengatakan bahwa dia akan mengandung seorang anak laki-laki dan dia harus diberi nama Jesus. Maria sangat risau karena dia belum menikah. Malaikatpun menenangkan Maria karena anak yg dikandungnya itu adalah kudus, anak Allah.
Singkat kata, mengandunglah Maria tanpa melalui proses hubungan suami istri karena anak yg dikandungnya adalah berasal dr Roh.

Pada waktu yg memerintah adalah Kaisar Agustus. Suatu hari, dia memerintahkan agar semua orang mendaftarkan diri dikotanya masing-masing. Waktu itu, Maria (ibunda Jesus) sudah mengandung dan mereka berasal dari Betlehem, maka pergilah mereka dari Nazareth menuju Betlehem. Saat tiba disana, tibalah saatnya bagi Maria untuk melahirkan. Namun keadaan sangat ramai dan mereka tidak mendapatkan tempat bermalam. Yang ditemukan adalah sebuah kandang kuda. Maka lahirlah Jesus disana dan tubuhnya diletakkan didlm palungan.
Saat kelahirannya, banyak orang yg melihat tanda kebesarannya yaitu org Majus dari Timur. Dengan bantuan Bintang Timur yang sangat terang, mereka tiba disana. Selain itu, para gembalapun tahu akan kelahirannya dari para Malaikat.

Saat orang Majus datang ke Yudea, mereka menghadap raja Herodes dan menanyakan kelahiran seorang raja Yahudi. Herodes terkejut dan mulai menyelidiki hal itu. Karena kuatir terancam kedudukannya, diapun memerintahkan untuk mencari bayi tersebut untuk dibunuh.
Malaikat mendahului Herodes dan malaikan memerintahkan kepada Yusuf untuk segera pergi ke Mesir dan tinggal disana sampai aman.

Itulah kisah seputar kelahirannya.

Sejak kelahirannya hingga kematiannya, Jesus jauh dari gemerlapnya dunia dan dia hidup dalam kesederhanaan. Kepeduliannya pada sesama terutama kaum papa membuatnya dielu-elukan. Dengan naungan Roh Kudus, DIA melakukan banyak mujizat mulai dari menyembuhkan org sakit hingga membangkitkan orang mati. Juga mengubah air menjadi anggur. Atas semua yg telah dilakukannya DIA tidak menjadi sombong. Bahkan DIApun mau melayani orang lain.

Kehidupan dan sifat2nya sangat bersahaja dan DIA tidak membedakan orang. Kaya maupun miskin, jika butuh pertolongannya akan DIA tolong.



Sekarang, tampaknya makna Natal mulai bergeser ke arah yg gemerlapan.
Padahal, makna Natal yg sangat didambakan adalah kesederhanaan, kedamaian dan kepedulian seperti yg DIA tunjukkan dalam hidupnya sehari-hari.


Entah dimulai dari kapan, yang jelas perayaan Natal sudah jauh dari kesederhanaan. Saat Natal, selalu ada pohon Natal, kado-kado dan perayaan lainnya selain menghadiri misa / kebaktian Natal itu sendiri.

Konon, pohon Natal mulai menjadi tradisi dalam perayaan Natal berawal dari Jerman pada abad ke 16 yaitu dengan memasang dan menghias pohon cemara. Kemudian tradisi ini menyebar ke berbagai wilayah seperti Inggris dan Amerika Serikat (konon pertama kali dilihat di Pennsylvania pada tahun 1830). Di Inggris sendiri mulai terkenal sejak tahun 1841 saat Pangeran Albert memasang pohon Natal di Istana Windsor.

Kenapa pohon cemara yg dipilih? Pohon cemara melambangkan hidup kekal dimana sepanjang tahun selalu berwarna hijau dan tidak pernah menggugurkan daunnya dimusim dingin sekalipun. Karena itu pohon cemara dijadikan simbol kehidupan rohani yang selalu tumbuh.

Selain pohon Natal yang selalu ada, kita juga selalu melihat Santa Klaus atau sinterklas dimana-mana. Terkadang bersama dengan rusa dan kereta saljunya dengan hadiah-hadiah didalamnya. Sepasang kaus kaki, mistletoe, tanaman amarilis merah, permen, dll. Semuanya dihias dan dibuat sedemikian indahnya dan menarik hati.

Hadiah Natal sangat ditunggu bagi anak-anak dan juga orang dewasa. Tradisi tukar menukar kado Natalpun tidak akan lekang dimakan waktu. Saling berbagi dan mencari kado. Membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berpikir dan mencarinya. Membutuhkan waktu yang lama untuk membungkusnya dan membutuhkan waktu juga untuk membukanya.

Sekarang, tinggal bagaimana kita merayakan Natal kita. Apakah dengan gemerlapan dan melupakan makna sebenarnya? Ataukah merayakannya dalam kesederhanaan, kasih dan kepedulian pada sesama seperti yang dilakukan Yesus Kristus dalam kehidupanNya?

Sumber:
1. Alkitab : Injil Matius dan Lukas
2. Wikipedia

Senin, November 19, 2007

Kepercayaan

Beberapa hari yang lalu saya berbincang dengan seorg teman tentang kata ini "KEPERCAYAAN".
Menarik sekali pepatah yg dikatakannya tapi sayangnya saya tidak bisa mengingat dengan baik tapi kira2 seperti ini: emas itu berharga , teman/sahabat sangat berharga tapi kepercayaan paling berharga.
Saya merenungkan kata2 itu dan memang benar adanya.

Emas adalah benda yang berharga namun apabila kita kehilangan emas, kita masih bisa mencari dan membelinya.
Teman/sahabat lebih berharga dari pada emas dan nilainya tidak dapat dihitung, namun apabila kita kehilangan seorang teman/sahabat yang sangat kita kasihi akan sangat mendukakan kita. Tapi lambat laun kita dapat melupakannya dan mencari penggantinya.
KEPERCAYAAN adalah sesuatu yg sifatnya sangat abstrak dan tidak dapat dilihat bentuknya. Tidak dapat disentuh dan tidak dapat dirasakan. Namun kepercayaan sangat penting artinya / nilainya dalam kehidupan kita. Jika suatu saat kita kehilangan kepercayaan pada seseorang atau orang kehilangan kepercayaan pada kita, akan sangat sulit dilupakan dan dampaknya lebih menyakitkan daripada kehilangan seorang sahabat. Kita bahkan tidak akan bisa memperoleh / membangun kembali kepercayaan itu.

Kehilangan kepercayaan sangat menggugah hati saya dan sangat saya pikirkan akhi-akhir ini. Banyak hal yg luput dari pengamatan saya.
Namun saat aku membicarakannya kembali dengan seorang teman dan mulai merenungkan hal ini, beberapa kejadian langsung menimbulkan ingatan yg sangat kuat. Walaupun saya berusaha melupakannya tapi sangat dan masih segar dalam ingatan saya betapa menyedihkannya jika org kita percayai selama ini ternyata mengkhianati kita dan menyalah artikan kepercayaan yg kita berikan.
Karena utk kepentingan tertentu atau oknum tertentu, teman baik kita berbalik mengkhianati kita.
Saat aku mengetahui bahwa teman saya yang saya percayai selamai ini ternyata berbalik mengkhianati saya, saya sempat sangat marah dan kecewa tapi saya berusaha memahami knapa dia melakukan hal itu.
Tapi saat jawaban atas pemahaman itu dipertanyakan dan di ungkap, timbul kembali rasa sakit dan kepedihan.
Setelah fase itu terlewati timbullah ketidak inginan utk bertemu, bersama bahkan bicarapun malas. Rasa kecewa atas pengkhianatan telah merusak suatu hubungan yang telah akrab terjalin. Rasa sakit dan kecewa bercampur menjadi satu.

Menilik rasa itu, aku berusaha utk sedapat mungkin tidak merusak kepercayaan yg diberikan dan belajar untuk lebih baik dan menjaga kepercayaan yang selama ini telah dipercayakan kepadaku.

Menjaga kepercayaan sangatlah berat apalagi jika dipercaya untuk sesuatu yang sangat rahasia dan krusial.

KEGAGALAN

Semalam saya membaca sebuah buku tentang melupakan masa lalu. Didalam buku tersebut ada kata-kata yg sangat berkesan bagi saya yaitu dari John Maxwell yg berbicara tentang KEGAGALAN.

John Maxwell berkata:
Kegagalan tidak berarti bahwa saya sendiri adalah sebuah kegagalan; itu hanya berarti bahwa saya belum berhasil.
Kegagalan tidak berarti bahwa saya belum mencapai apapun; itu hanya berarti bahwa saya telah belajar tentang sesuatu.
Kegagalan tidak berarti bahwa saya telah dibodohi; itu hanya berarti bahwa saya telah berani mengambil resiko.
Kegagalan tidak berarti bahwa saya lebih rendah; itu hanya berarti bahwa saya tidak sempurna.
Kegagalan tidak berarti bahwa saya telah memboroskan waktu saya; itu hanya berarti bahwa saya memiliki sebuah alasan utk memulai lagi.
Kegagalan tidak berarti bahwa saya harus menyerah, itu hanya berarti bahwa saya harus berusaha lebih keras.
Kegagalan tidak berarti bahwa saya tidak akan pernah mampu meraihnya; itu hanya berarti bahwa saya perlu lebih banyak berlatih.
Kegagalan tidak berarti bahwa Allah telah menelantarkan saya; itu hanya berarti bahwa Dia memiliki rencana yg lebih baik.

RENUNGAN:
Dalam kegagalan, ada suatu hikmah yang dapat kita petik. Terkadang dalam kegagalan kita terpuruk dan tidak dapat melupakannya namun kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Dari kegagalan kita dapat belajar banyak. Dan kegagalan merupakan guru yang sangat berharga dan tiada bandingannya. Jangan takut menjadi gagal.

Selasa, November 13, 2007

Korupsi

Bulan lalu sempat kutuliskan uneg-uneg ini tapi belum sempat di edit. So, hari ini baru bisa dilakukan.



Hari ini aku membaca iklan KPK di Kompas. Judulnya: korupsi membunuh bangsa. "Anda merebut makanannya". Iklan yang sangat menggelitik dan bermakna menggugah agar tidak korupsi. Dikatakan bahwa korupsi tidak hanya mencuri uang negara saja tetapi mencuri sesuap nasi dari orang lemah. Karena dana yang dikorupsi mempengaruhi proyek2 yg diperuntukkan bagi kesejahteraan orang miskin. Iklan itu juga mengajak kita semua untuk mengutuk koruptor dan melaporkannya.Kira2 itu isi iklan tersebut.



Aku tergugah dengan ajakan untuk mengutuk dan melaporkan para koruptor.Apakah cukup hanya itu? Setelah dilaporkan, apa yang akan dilakukan oleh aparat pemerintah? Apakah bisa ditindak dengan tegas (dalam arti mendapat hukuman setimpal)? Apakah bisa bersikap adil terhadap siapapun pelakunya? Apakah tidak ada perlindungan khusus? Apakah tidak ada unsur politik (dalam arti menjatuhkan seseorang di partai tertentu)? Bagaimana dengan para koruptor yang masih melenggang bebas? Bagaimana dengan mereka yang telah ditangkap tapi kemudian dilepaskan karena "kurang bukti" atau surat sakti? Dan bagaimana -bagaimana lainnya...



Dalam pikiran saya dan dengan pengetahuan saya tentang hukum yang sangat minim, saya mulai bertanya-tanya, sejauh mana hukum kita beserta para aparatnya dapat bertindak? Apakah mereka dpt dikatakan bersih dan tidak dapat disuap?
Apa sih sebenarnya korupsi itu?
Apakah hanya mengambil uang negara?
Bagaimana halnya dengan suap menyuap dengan segala bentuknya?
Apakah itu termasuk korupsi? Bagaimana halnya dengan korupsi waktu? Apakah tidak sama? Bagaimana pula dengan menyalah gunakan wewenang?
Bagaimana dengan sikap para anggota dewan kita yang utk menggolkan suatu proyek butuh uang sekian milyar?
Bagaimana dengan study banding di dalam maupun luar negeri yang memakan dana banyak? Padahal hasilnyapun belum ada atau bahkan tidak pernah direalisasikan atau belum tentu bisa diterapkan?

Yang sangat penting sebenarnya adalah kesadaran dari kita sendiri untuk melakukannya. Apapun bentuknya, yang namanya korupsi baik waktu, uang maupun penyalahgunaan wewenang adalah hal2 yang tidak baik.
Mari kita mulai dari diri sendiri.Karena selama diri sendiri tidak sadar, akan sulit utk memberantas korupsi.
Mari kita syukuri apapun yang kita terima saat ini dan jika ingin lebih lagi mari kerja lebih keras.
Mari kita benahi etos kerja kita dan cara kita pandang kita terhadap kesuksesan.
Sukses tidak diukur dari materi saja tapi dari segala hal.
Dengan merubah itu, saya yakin, korupsi akan hilang dengan mudah.

Cara yang sangat mudah adalah: apakah kita ingin mendapat malu? Apakah kita ingin anak cucu kita menanggung malu seumur hidup atas hal2 yg tidak dilakukannya? Apakah kita rela merampas nasi org miskin?Jika kita adalah mereka, bagaimana perasaan kita?



Sby 20 okt 2007