Selasa, November 13, 2007

Korupsi

Bulan lalu sempat kutuliskan uneg-uneg ini tapi belum sempat di edit. So, hari ini baru bisa dilakukan.



Hari ini aku membaca iklan KPK di Kompas. Judulnya: korupsi membunuh bangsa. "Anda merebut makanannya". Iklan yang sangat menggelitik dan bermakna menggugah agar tidak korupsi. Dikatakan bahwa korupsi tidak hanya mencuri uang negara saja tetapi mencuri sesuap nasi dari orang lemah. Karena dana yang dikorupsi mempengaruhi proyek2 yg diperuntukkan bagi kesejahteraan orang miskin. Iklan itu juga mengajak kita semua untuk mengutuk koruptor dan melaporkannya.Kira2 itu isi iklan tersebut.



Aku tergugah dengan ajakan untuk mengutuk dan melaporkan para koruptor.Apakah cukup hanya itu? Setelah dilaporkan, apa yang akan dilakukan oleh aparat pemerintah? Apakah bisa ditindak dengan tegas (dalam arti mendapat hukuman setimpal)? Apakah bisa bersikap adil terhadap siapapun pelakunya? Apakah tidak ada perlindungan khusus? Apakah tidak ada unsur politik (dalam arti menjatuhkan seseorang di partai tertentu)? Bagaimana dengan para koruptor yang masih melenggang bebas? Bagaimana dengan mereka yang telah ditangkap tapi kemudian dilepaskan karena "kurang bukti" atau surat sakti? Dan bagaimana -bagaimana lainnya...



Dalam pikiran saya dan dengan pengetahuan saya tentang hukum yang sangat minim, saya mulai bertanya-tanya, sejauh mana hukum kita beserta para aparatnya dapat bertindak? Apakah mereka dpt dikatakan bersih dan tidak dapat disuap?
Apa sih sebenarnya korupsi itu?
Apakah hanya mengambil uang negara?
Bagaimana halnya dengan suap menyuap dengan segala bentuknya?
Apakah itu termasuk korupsi? Bagaimana halnya dengan korupsi waktu? Apakah tidak sama? Bagaimana pula dengan menyalah gunakan wewenang?
Bagaimana dengan sikap para anggota dewan kita yang utk menggolkan suatu proyek butuh uang sekian milyar?
Bagaimana dengan study banding di dalam maupun luar negeri yang memakan dana banyak? Padahal hasilnyapun belum ada atau bahkan tidak pernah direalisasikan atau belum tentu bisa diterapkan?

Yang sangat penting sebenarnya adalah kesadaran dari kita sendiri untuk melakukannya. Apapun bentuknya, yang namanya korupsi baik waktu, uang maupun penyalahgunaan wewenang adalah hal2 yang tidak baik.
Mari kita mulai dari diri sendiri.Karena selama diri sendiri tidak sadar, akan sulit utk memberantas korupsi.
Mari kita syukuri apapun yang kita terima saat ini dan jika ingin lebih lagi mari kerja lebih keras.
Mari kita benahi etos kerja kita dan cara kita pandang kita terhadap kesuksesan.
Sukses tidak diukur dari materi saja tapi dari segala hal.
Dengan merubah itu, saya yakin, korupsi akan hilang dengan mudah.

Cara yang sangat mudah adalah: apakah kita ingin mendapat malu? Apakah kita ingin anak cucu kita menanggung malu seumur hidup atas hal2 yg tidak dilakukannya? Apakah kita rela merampas nasi org miskin?Jika kita adalah mereka, bagaimana perasaan kita?



Sby 20 okt 2007

Tidak ada komentar: